Chaos Malam, gelap, dingin. Ah angin mulai bertingkah seperti ingin mengusik ketenangan hati yang sejak tadi saya usahakan untuk tetap bertahan di tempatnya. Lalu apa hubungannya dengan malam sebagai kata pembuka?. Tidak itu hanya menerangkan keadaan dimana saya mulai menulis tulisan ini. Memulainya dengan kalimat tanya, kenapa Chaos ? Mungkin tidak amat penting tapi itulah alasannya, hingga ada tulisan ini. Saya tidak tahu apa yang tengah saya rasakan sejak empat bulan terakhir. Kacau sekali hidup saya, rasa nya tidak mengenal diri sendiri, kehilangan jati diri bahkan jika dapat mungkin saya memilih meninggalkan diri saya yang sekarang dan tinggal pada diri saya yang lama. Seperti tidak ada yang jelas dalam diri saya, satupun tidak ada. Untuk saya bahkan untuk Tuhan sekali pun. Keadaan itu terus membuat saya bingung. Sebenarnya saya kenapa? Ada apa sebenarnya. Seperti tidak menginginkan apapun dan seperti tidak diinginkan siapapun. Sialnya Saya tidak tahu cara pergi dari se...